Otoplasa.co – Bersiaplah dalam beberapa tahun ke depan pilihan mobil listrik bakal semakin variatif. BYD telah memastikan akan membangun pabrik perakitan di Thailand, yang kemudian siap mengirimkan ke negara-negara di Asia Tenggara.
Ya itulah rencana global produsen otomotif Tingkok di Negeri Gajah Putih. Dewan Investasi Thailand telah menyetujui dan menyebutkan BYD telah menyiapkan investasi kendaraan listrik sebesar 17,9 miliar baht atau setara $ 491 juta, seperti yang dilaporkan Reuters. BYD telah menunjuk pengembang properti industri Thailand WHA Group sebagai pelaksana proyek pembangunan pabrik perakitan.
Lokasi pabrik EV BYD berada di kawasan industri Rayong. Ini akan menjadi langkah terbaru BYD untuk memperluas pasar luar negeri, dan pabrik tersebut diharapkan menjadi pabrik perakitan mobil penumpang pertama di Asia Tenggara.
Baca juga: SADAR HYBRID MAKIN TENGGELAM, TOYOTA LIRIK BYD DEMI MOBIL LISTRIK
Sebagai informasi BYD memiliki lebih dari 30 kawasan industri di seluruh dunia, dengan lokasi produksi di Amerika Serikat, Jepang, Kanada, Brasil, Hongaria, dan India. Hanya saja sebagian besar produk yang dihasilkan adalah bus listrik. Untuk pemasaran di Thailand, BYD menjalin kerjasama dengan Thailand RÊVER Automotive.
Pemerintah Thailand sangat serius mengawal ekosistem mobil listrik di negaranya. Bahkan telah menargetkan pada 2030 nanti populasi mobil-mobil EV mencapai 30% dari total produksi kendaraan. Berkat keseriusan dari Thailand inilah, BYD pun tertarik dan menggelontorkan dana hingga ratusan juta dollar. Alasannya Thailand dapat menjadi batu loncatan untuk ekspansi ke negara-negara tetangganya termasuk Indonesia.
Sejauh ini BYD belum mengumumkan produk mobil listrik mana yang akan dirakit di Thailand. Namun menilik variannya, BYD lumayan lengkap mulai dari sedan hingga yang berwujud sportcar. Demi mengenalkan gaung BYD, akan tampil pada ajang Thailand International Motor Show 2022 ke-39. (boi)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News