Beyond The Auto's Enthusiasm
IndeksContact Us

Lorenzo Anggap Honda Mirip Barcelona & Real Madrid

otoplasa.com – Bergabung di tim langganan juara ala Repsol Honda di pentas MotoGP, Jorge Lorenzo bagaikan merasakan atmosfir kemenangan seperti di Barcelona dan Real Madrid. Menurutnya tim-tim bola elit kesebelasan Spanyol dan Eropa itu siap membawanya ke jenjang tertinggi persaingan.

“Repsol Honda adalah tim paling sukses dalam sejarah. Mereka mengoleksi kemenangan dan gelar terbanyak. Di sepak bola, mereka seperti Barca atau Real Madrid. Tidak ada tim dengan lebih banyak gelar dan lebih penting di seluruh dunia daripada yang ini,” kata Lorenzo yang mengakhiri puasa komentarnya seputar Honda dan Ducati, khususnya seusai kontraknya habis per 31 Desember 2018 lalu dengan Ducati.

Pembalap pengganti Dani Pedrosa itu menjelaskan usai mencicipi Honda RC213V pada tes pasca musim di Jerez dan Valencia 2018 lalu, ia mengakui cukup optimis menatap 2019. Menurutnya motor Honda lebih mudah dikendarai dibandingkan ketika ia masih menunggangi Ducati.

“Musim lalu saya mengendarai sepeda yang sama sekali berbeda, sangat besar dan sangat tinggi. Mungkin itu agak terlalu besar bagi saya. Honda lebih cocok untuk saya dalam hal dimensinya karena lebih kompak, motor yang lebih kecil dan lebih rendah, yang bisa saya gunakan untuk bersandar,” ungkap pengoleksi juara dunia lima kali.

Lorenzo menambahkan berkat motor yang lebih kompak dan sesuai anatomi tubuhnya, kini dia lebih leluasa mengekplorasi sampai batas mana. “Saya merasa sedikit lebih percaya diri ketika memasuki tikungan, karena semakin dekat dengan tanah, semakin banyak keyakinan yang Anda miliki. Kesan pertama positif dan saya melihat banyak potensi di sana. Semuanya sangat menarik, sangat baru dan menyenangkan.”

Hal menyenangkan lainnya bagi mantan pembalap Yamaha ini adalah respon mekanik Honda. Apapun yang dia inginkan tentang perubahan motor, langsung diwujudkan oleh insinyur timnya. “Salah satu hal yang paling mengesankan saya adalah kemampuan tim Repsol Honda untuk bereaksi, memberikan apa yang Anda minta. Sangat jelas Honda mencatat semua kemauan saya dan dalam beberapa hari semuanya sudah siap dan kami memiliki tangki bahan bakar hampir 100% sesuai dengan keinginan saya.”

Disinggung tentang rekan setimnya, Marc Marquez, Lorenzo yakin bisa bersaing secara fair. “Semua pembalap memiliki kekuatan dan kelemahan. Marc juga demikian dan saya akan belajar dari kekuatannya, dan saya kira dia akan mencoba belajar dari saya. Kami akan saling mendorong. Saya ingin mengalahkannya dan dia ingin mengalahkan saya, dan itu selalu membuat tim tumbuh dan membantu memberikan kemajuan teknis baru untuk motor.”

Akankah Lorenzo sukses di Repsol Honda?
Tentu perlu pembuktian. Apalagi X-Fuera terkenal rawan cedera, seperti di musim 2018 lalu. Dimana dia tak bisa balapan di sepertiga seri terakhir, yang menjadikan aroma persaingan sedikit berkurang. Terlebih dia sempat mengoleksi tiga kemenangan bersama Ducati untuk terakhir kalinya. (anto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *