Beyond The Auto's Enthusiasm
IndeksContact Us

Kolaborasi Telkom – Microsoft Optimis Ciptakan 60.000 Lapangan Pekerjaan

Kolaborasi Telkom - Microsoft
Otoplasa.co – Minimnya lapangan pekerjaan yang tersedia selama pandemi Covid-19, mulai memunculkan titik cerah setelah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan PT Microsoft Indonesia Kamis (19/08) resmi mengumumkan kolaborasi. Tujuannya mempercepat transformasi digital dan mewujudkan kedaulatan digital di Indonesia yang berdampak dapat menyumbangkan 60.000 pekerjaan bagi ekonomi lokal, selama empat tahun ke depan.

Kolaborasi Telkom - Microsoft Kemitraan ini sekaligus merupakan kelanjutan inisiatif Berdayakan Ekonomi Digital Indonesia yang Microsoft umumkan pada akhir Februari 2021 lalu, di mana Microsoft menegaskan komitmen untuk membangun data center region pertama perusahaan di Indonesia dan meningkatkan keahlian lebih dari 24 juta masyarakat Indonesia pada akhir 2021. Menurut penelitian IDC[1], investasi Microsoft di Indonesia diharapkan dapat menghasilkan pendapatan baru hingga 6,3 miliar dollar AS dari ekosistem pelanggan dan mitra lokal tanah air. Selain itu, bisnis yang mengonsumsi cloud diharapkan dapat menyumbangkan 60.000 pekerjaan bagi ekonomi lokal.

Kolaborasi akan dilakukan di sejumlah bidang, seperti pembangunan intelligent infrastructure nasional, pengembangan talenta digital, dan akselerasi transformasi digital TelkomGroup. Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dan Presiden Direktur Microsoft Indonesia Haris Izmee dilaksanakan secara daring melalui Microsoft Teams, dengan disaksikan Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, Komisaris Utama Telkom Bambang Brodjonegoro, Presiden Microsoft Asia Ahmed Mazhari, Presiden Microsoft Asia Pasifik Andrea Della Mattea, beserta Dewan Komisaris Telkom, jajaran Direksi Telkom, dan pimpinan Microsoft.

Kemitraan ini akan mendukung pemberdayaan ekonomi digital Indonesia, di samping juga akan mengakselerasi transformasi operasional TelkomGroup yang layanannya mencakup seluruh area di Indonesia. Kemitraan ini menjadi penting mengingat ekonomi digital Indonesia diproyeksi tumbuh hingga delapan kali lipat pada tahun 2030 mendatang.

Dalam sambutannya pada acara tersebut, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan transformasi digital penting dilakukan untuk mengoptimalkan peran teknologi dalam meningkatkan daya saing bangsa, di mana proses pembangunan di berbagai bidang diharap akan semakin cepat berlangsung dan membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *