Beyond The Auto's Enthusiasm
IndeksContact Us
OTOLAW  

Ketua PW NU Jatim Ajak Masyarakat Sukseskan Program Vaksinasi

Ketua PW NU Jatim
Otoplasa.co – Forkopimda Jawa Timur, Sabtu siang (07/08) melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi Merdeka berbasis komunitas Pensantren di Pondok Pesantren (Ponpes) Sabillurrosyad Gasek, Malang. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksda TNI Iwan Isnurwanto, Kapoksahli Kodam V Brawijaya, Danlanud Abd Rahman Saleh Malang, Sekda Prov, Pejabat Utama Polda Jatim dan Para Kapolres se Malang Raya, Selain itu Forkopimda kota Malang juga turut mendampingi kunjungan vaksinasi ini.

Ketua PW NU Jatim Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka dengan target pengurus Ponpes dan santri di lingkungan Pondok Pesantren, dengan dosis vaksin sebanyak 425 dosis, dengan tenaga vaksinator dari Polresta Malang kota sebanyak 9 personel. Dalam kegiatan ini, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta selain berikan bansos berupa beras 1 Ton serta sembako dan 3000 buah masker, dalam kesempatan ini juga memberikan bantuan berupa 250 buah Al-Quran untuk para Santri yang diserahkan kepada Pengurus dan perwakilan santri di Ponpes Sabillurrosyad Gasek, Kota Malang.

Pengasuh Ponpes Sabilurrosyad, KH Marzuqi Mustamar, yang sekaligus juga ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim ini mengucapkan banyak terimakasih, karena telah mendapatkan barokah, semoga dapat bermanfaat dan mendapat keberkahan. Selain itu, KH Marzuqi juga mengajak kepada masyarakat Jawa Timur dari golongan apa saja, Agama apa saja, suku apa saja, mazhab apa saja, mari bersama-sama mendukung program vaksinasi pemerintah.

Ketua PW NU Jatim “Kepada masyarakat, kami himbau ayo kita sukseskan vaksin ayo kita dukung vaksinasi massal, dengan vaksin insyaallah kita melindungi diri kita juga, melindungi orang lain, kalau kita enggak mau divaksin bisa jadi kita yang terpapar, dan setelah kita terpapar enggak ngerti karena OTG, tahu-tahu OTG ke sana, ke mari, menularkan virus itu kepada orang lain. Dengan tidak divaksin orang itu bisa membahayakan dirinya juga bisa membahayakan orang lain,” papar pengasuh Ponpes Sabilurrosyad.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *