Beyond The Auto's Enthusiasm
IndeksContact Us

Goodyear & Lockheed Martin Kembali Jelajah Bulan

Usai Misi Apollo 14 Tahun 1971

Goodyear Lockheed Martin Bulan

“Goodyear mengambil setiap masukan dari pembuatan ban untuk lingkungan operasional yang sangat sulit di Bulan, sebagai upaya untuk meningkatkan performa ban tanpa udara kami di Bumi, hal ini juga merupakan upaya Goodyear untuk berkontribusi pada mobilitas di Indonesia yang dikenal memiliki berbagai macam medan termasuk medan ekstrim,” ujar Iman Santoso, Presiden Direktur Goodyear Indonesia. Selain itu, merupakan suatu kehormatan pula bagi Goodyear untuk kembali menulis sejarah bersama salah satu perusahaan bergengsi, yang mampu menciptakan loncatan besar dalam hal eksplorasi dan mobilitas,” tambahnya.

Baca juga: Goodyear Luncurkan Ban Assurance MaxGuard Beri Perlindungan 2 in 1

Meskipun rover Bulan Apollo awalnya dirancang untuk digunakan selama hanya beberapa hari dalam radius lima mil dari lokasi pendaratannya, kendaraan yang futuristik harus mampu melewati medan yang kasar dengan jarak yang lebih jauh dan dapat bertahan di suhu yang ekstrem. Oleh karena itu, pengembangan kemampuan ban baru menjadi sangat penting untuk memastikan durabilitas selama bertahun-tahun, dan bahkan bertahan di malam hari dengan suhu di bawah -250 derajat Fahrenheit dan suhu siang hari di atas 250 derajat Fahrenheit.

Lockheed Martin memimpin inisiatif ini dengan memanfaatkan lebih dari 50 tahun sejarah kerjasama dengan NASA dalam misi antariksa manusia dan pesawat antariksa robotik. Sebagai tambahan, rekan satu timnya yaitu MDA dari Kanada baru-baru ini mengumumkan bahwa teknologi lengan robotik komersial mereka akan digunakan pada kendaraan mobilitas bulan berpenumpang. Lengan robotik ini akan memberikan kontribusi penting sebagai dukungan bagi astronot dan meningkatkan fungsionalitas pada rover.

Dengan demikian, kedua tim bersama-sama membawa sudut pandang unik dan keahlian bersama untuk mengatasi tantangan dan pendekatan pasar yang dipertimbangkan untuk pertama kalinya. Perusahaan-perusahaan ini berharap untuk memiliki kendaraan pertama di permukaan bulan tepat waktu, untuk mendukung misi NASA yang akan mendaratkan wanita pertama serta orang kulit berwarna pertama di bulan, saat ini direncanakan pada tahun 2025. (boi)

Cek artikel www.otoplasa.co yang lain di Google News.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *