Beyond The Auto's Enthusiasm
IndeksContact Us

Dulu Ganggu Rossi, Marc Marquez Kini Makin Dewasa

Antara MotoGP Musim 2015 & 2023

Rossi Marc Marquez Dewasa

Otoplasa.co, Spanyol – Calon pembalap Ducati Gresini Racing, Marc Marquez kini semakin dewasa. Bila dulu sempat menjadi pengganjal dan penyebab kegagalan Valentino Rossi merengkuh gelar juara dunia 2015, The Baby Alien tak mau melakukannya lagi.

Ini terjadi di musim ini khususnya perebutan gelar juara dunia antara Francesco Bagnaia dan Jorge Martin. Terlalu pentingnya perolehan poin keduanya, sampai-sampai Marc Marquez enggan menyusul Martin saat di MotoGP Qatar 2023. Padahal ketika itu dia memiliki banyak peluang menyalip Martinator yang akhirnya finish di urutan ke-10, sementara kakak kandung Alex Marquez di posisi ke-11.

“Hampir sepanjang balapan saya berada di belakang Martin. Terlihat dia berusaha keras mengejar rombongan terdepan. Sayangnya dia mulai kehilangan performa dibandingkan dengan Ducati lainnya,” tutur Marquez.

Baca juga: 2 Tahun Ke Depan Ducati Juara Dunia, Apalagi Ada Marquez

“Saya melihat dia kesulitan keluar dari tikungan, dan saya tak tahu apa yang terjadi dengannya. Namun karena dia lemah di sektor itu, maka saya yakin dia tak memiliki traksi yang cukup dan tak memiliki kecepatan seperti biasanya. Namun saya tak ingin bertarung dengannya karena tak akan mempengaruhi jumlah poin yang saya peroleh. Biarkan dia mendapatkan poin kejuaraannya,” terang juara dunia 8 kali itu.

Tampak sekali Marc Marquez lebih dewasa dan tak mau mempengaruhi persaingan poin antara Martin dan Bagnaia. Entah karena sesama pembalap asal Spanyol, sehingga dia rela melakukan dan membantu kompatriotnya. Atau hal yang sama dilakukannya dengan membantu Jorge Lorenzo di 2015 lalu?

Masih jelas teringat ketika itu perolehan poin Marc Marquez sudah tak memungkinkan lagi meraih gelar juara dunia. Perebutan gelar di tahun itu hanyalah antara sesama dua pembalap Yamaha, yakni Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Menjelang seri terakhir di GP Valencia, tepatnya di GP Malaysia, Marquez senantiasa menempel dan tak mau jauh dari Rossi. Persaingan panas antara keduanya akhirnya memicu drama insiden saat Marquez terjatuh akibat senggolan dengan The Doctor.

Baca juga: Dari Satu Hati, Marc Marquez Songsong Federal Oil, Aspira & Antangin

Oleh pengawas lomba, Rossi dianggap tak fair hingga dijatuhi hukuman dengan start dari barisan paling belakang di GP Valencia. Imbasnya pemilik nomor 46 itu di akhir balapan gagal melampaui poin yang dimiliki rekan setimnya, dan gelar pun jatuh kepada Lorenzo.

Nah di 2023 ini, Marquez sepertinya lebih dewasa. Atau di sisi lain Marquez memang berupaya mendukung pembalap sesama Spanyol sama seperti yang dilakukannya kepada Lorenzo di 2015?
Silahkan komentar di bawah. (boi)

Cek artikel www.otoplasa.co yang lain di Google News.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *