Beyond The Auto's Enthusiasm
IndeksContact Us

Hukuman Fabio Quartararo Balapan Ala Ali Topan

Alpinestars GPC Baju Balap Quartararo
Otoplasa.co – Pernah melihat film Ali Topan?
Bila ya, tentu kerap menyaksikan adegan naik motor sambil membuka beberapa kancing baju hingga dada terlihat. Gawatnya hal ini terjadi pada balapan MotoGP di Circuit De Barcelona Catalunya, Minggu (06/06) kemarin.

Hukuman Fabio Quartararo Pelakunya adalah sang pemimpin klasemen sementara, Fabio Quartararo. Akibatnya FIM MotoGP Stewards memberikan hukuman untuk pembalap Yamaha tersebut.

Padahal sebelumnya Quartararo telah mendapatkan penalti tiga detik lantaran memotong lintasan di Tikungan 1 dan Tikungan 2. Dampaknya ketika finish posisinya melorot, yang seharusnya urutan ketiga menjadi keluar podium di urutan keempat.

Hukuman Fabio Quartararo Usai hukuman tersebut, Quartararo mendapat double penalti lagi tiga detik karena membalap dengan baju balap terbuka tanpa pelindung dada. Tertangkap kamera Quartararo bergaya ala Ali Topan dengan membuka ritsleting baju balapnya. Ironisnya dia juga membuang pelindung dada.

Total pembalap Perancis itu mendapatkan enam detik hukuman hingga kembali melorot di urutan keenam. Poin pun ikut terimbas bila sebelumnya mendapatkan 13, turun lagi menjadi 10. Kendati demikian dia masih tetap memimpin klasemen dengan 115 angka atau berselisih 14 poin dengan Johann Zarco (101).

Uniknya Quartararo mengaku tak mengerti baju balapnya bisa terbuka. “Aku tak tahu yang terjadi. Bajunya terbuka di tikungan pertama dan aku sudah mencoba menarik ritsletingnya ke posisi normal. Tapi aku tak bisa melakukannya,” terang Quartarro.

Bila ya memang sangat wajar mengingat motornya melaju dengan kecepatan ratusan kilometer. “Sangat sulit dan sayangnya terjadi seperti itu. Alpinestars sudah menyelidiki apa yang terjadi karena pada akhir balapan sangat sulit menarik zipper-nya seperti biasanya,” belanya.

Meski dihujani double hukuman, Quartararo menganggap terlalu berlebihan. “Penalti sebelumnya sudah sangat cukup. Bisa dikatakan kami mengakhiri balapan dan semua orang aman. Kupikir tak pantas memberikan penalti lain karena balapannya sudah berakhir,” herannya. (anto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *