Beyond The Auto's Enthusiasm
IndeksContact Us

Honda Bisa Veto Wild Card Lorenzo

Jorge Lorenzo

“Memang kami punya kontrak dua tahun, tetapi ketika pembalap datang dengan mengatakan ingin berhenti demi kondisi fisik dan tak ingin kembali cedera lagi, serta tak ada motivasi mengendarai motor sesuai dengan apa yang dirasakan, maka tentu saja yang bisa kami katakan adalah oke. Jika anda ingin benar-benar berhenti, maka berhenti,” kata Alberto.

“Saya senang karena Honda melakukannya dengan benar 100 persen. Dia mengatakan tak siap dan kami menghargainya. Honda tak akan pernah memaksa seseorang di atas motor dengan kecepatan 300 km/jam jika dia tak mau. Jadi sekarang sudah jelas 100 persen,” imbuhnya.

Kendati demikian yang terpenting antara Honda dan Lorenzo pernah saling mencoba menembus batasan. Walaupun selama itu belum menghasilkan sesuatu sesuai harapan. “Kami semua bahagia, para insinyur, semua orang di Jepang, staf di sini, tim ini dan saya sendiri, kami telah mencoba apa yang terbaik. Yang penting kita semua telah mencoba,” ucap Alberto.

Dia pun menegaskan sampai kapanpun tak ada upaya interfensi terhadap keputusan Lorenzo. “Saya pikir setiap orang punya pilihan kehidupannya sendiri dan anda harus menghormatinya. Dan inilah posisi kami. Honda sangat menghargai dan kami berharap dia bahagia dalam hidupnya,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *